Bantal Herbal

Terobosan Baru Bisnis Aroma Terapi

Penerapan herbal tanpa diminum terbukti aman, mimimum efeksamping serta cepat dirasakan khasiatnya. Bantal herbal menjadi cara penyajian herbal secara kreatif dilakukan Aning Hermanto, herbalis di Jakarta Utara  dalam bentuk bantal herbal.

Diborong teman kantor

Setelah dicoba oleh keluarga sendiri, Ning mulai menawarkan bantal berkhasiat itu kepada orang lain. Tergetnya adalah orang perkantoran. “Begitu ada salah satu teman kantor yang mencoba, yang lainnya ikut-ikutan. Karena hasilnya langsung terasa,” papar Ning penuh bangga. Banyak yang mengungkap kemanjuran bantal herbal. Beberapa dari mereka merasakan efek hangat menenangkan. Aliran darah terasa lancar. Proyek uji coba bantal herbal itu akhirnya membuahkan permintaan dari banyak orang. Pada akhir tahun 2009 terlahirlah ide membisniskan bantal terapi itu.

Menurut Ning, tren herbal tanpa minum saat ini juga sedang marak di luar negeri. Mereka menggunakan herbal untuk terapi obat luar. Dengan cara dihirup (aroma terapi) atau massage. Cara penggunan herbal pillow tinggal ditempel di pundak, punggung atau bagian tubuh yang pegal digunakan sambil tiduran. Aroma rempah wangi dan mint. Badan langsung segar kembali. Letih daj lesu hilang lenyap.

Herbal pillow bisa untuk kado teman dan keluarga. Warnanya merah dan biru atau bahan batik. Ukurannya 30cm x 8 cm. Produk ini memang produk khusus pesenan yang resepnya semula dari China kuno lalu dimodifikasi pengetahuan herbal yang berkhasiat menenangkan Selain itu juga ditambahkan aneka herbal yang khas yang bisa mencegah stress dan rasa lelah

Benda ini sangat bermanfaat terutama mengatasi pegal-pegal dan kelelahan bekerja atau dalam perjalanan jauh. Tidur bisa nyenyak dan nikmat. Bisa       digunakan oleh anak-anak ,tua dan muda. Menggabungkan herbal minyak atsiri. Aroma terapi. Herbal pillow leher, herbal pillow pinggang. Produk dikembangkan untuk car pillow. Banyak pengendara mobil yang stress karena macet. Bagaimana caranya bawa kendaraan tidak stress banget.

Meramu formula yang mampu menghilangkan stres, membuat tidak mudah mengantuk, tidak mudah terpancing emosi. Untuk mengobati penyakit vertigo, migrain, pegal-linu, capai. Peredaran darah tidak lancar. Jenis tanaman yang dipakai diantaranya yaitu kapulaga, jahe merah, berbagai daun herbal yang bagus untuk syaraf, misalnya pegagan dan anggelika. Serta tanaman penghasil aroma contohnya adalah pepermint, ganda pura dan serai.

Ning menuturkan, produk ini tidak memerlukan izin dari POM, sebab bantal herbal termasuk kerajinan. Khasiat bantal herbal bisa bertahan hingga 2 bulan. Bila aromanya telah berkurang, bisa diisi ulang dengan cairan roll on minyak aroma terapi. Sementara itu, soal harga Car pillow dengan cover terbuat dari kulit dijual seharga Rp 150.000 / pasang. Harga tersebut merupakan harga end user. Sedangkan harga agen atau ditributor dipatok sebesar Rp 100.000. Car pillow dengan bahan kain dijual Ro 125.000. Herbal pillow kalung dijual RP 50.000. Herbal pillow pinggang Rp 100.000.

Herbal pillow berkhasiat menyembuhkan masuk angin. Bisa diterapkan untuk anak-anak. Caranya, ditaruh di atas dada. Bantal ini juga berkhasiat untuk menghangatkan badan dan mengobati sulit tidur pada anak kecil. Mendesain lagi rompi untuk pengendara sepeda motor. Membuat badan terasa hangat.

Setiap bulan Ning mampu menjual sebanyak 500 buah herbal pillow dan 150 buah car pillow aroma terapi. Menjual melalui internet, face book. Sudah mulai di jual ke Manila, Maroko dan Singapura Dapat diperlakukan seperti hadiah. Bekerjasama dengan show room mobil. Yang bermaksud membeli kit bantal herbal. Show room Mobil Mercedes. Dari penjualan bantal sebanyak itu, Ning mampu metraup omzet sebesar Rp 27,5 juta setiap bulan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s