Bisnis Jus

Bersimbiosis Dengan Pedagang Buah
 
 

      Sebuah tips berbisnis jus aneka buah layak Anda tiru dari  Jamaludin, pengusaha Jus di Tangerang.  Awalnya, pria dari Cilacap ini merupakan penjual buah-buahan.  Namun, ia merasa bisnis buah mengandung banyak risiko dan untungnya pun pas-pasan.  Buah hanya dapat bertahan paling-paling 1 minggu.  Bila tidak laku, setelah lewat seminggu, buah akan diafkir.  Konsumen enggan membeli lantaran penampilannya yang sudah tak cantik lagi.

Melihat buah yang mudah berubah penampilan itu, terbesit sebuah ide untuk memanfaatkannya.  Membuat Jus adalah pilihannya.  “Kalau dulu, saat dijual dalam bentuk buah, untungnya paling pol 10% saja.  Untung sebesar itu untuk makan lauk ayam saja pikir-pikir,” tutur Jamaludin.  Bisnis jus ia tekuni sejak 2 tahun lalu.  Saat memulai usaha, besarnya modal tidak lebih dari Rp 2 juta. Awalnya ia memadukan bisnis buah dengan bisnis jus.  Namun, setelah ia semakin merasakan untung dari bisnis jus, usah berjualan buah akhirnya ditinggalkan.  Modal yang awalnya untuk berdagang buah, dialokasikan untuk berdagang jus.

“Sekarang jualan jus, untungnya bisa mencapai 200 – 300%, bahkan kadang lebih.  Kalau mau makan ayam tiap hari ga usah mikir,” tuturnya.  Saat ini, bahan baku buah ia peroleh dari kawan-kawan yang masih berjualan buah.  Setiap kg buah hanya dihargai 1/2 dari harga normal.  “Misalnya saja jambu biji merah, saya beli Rp 2.500 – 3.000 / kg.  Kalau harga normal Rp 6.000 / kg,” kata Jamaludin.  Setiap 1 kg jambu biji bisa digunakan untuk membuat 3 – 4 porsi jus.  Sementara harga 1 porsi jus Rp 5.000.

Ia mengaku setiap hari mampu menjual 20 – 30 porsi jus.  Sedangkan keuntungan yang ia peroleh setiap bulan rata-rata sebesar Rp 2,5 – 3.  Agar untung lebih besar, Ia juga mengisi kedainya dengan berdagang minuman kelapa muda.Buah yang ia gunakan sebagai jus berpenampilan kurang menarik.  Namun sebenarnya, secara cita rasa buah tersebut masih layak dikonsumsi.  “Malahan, lebih manis,” kata pria beranak 2 itu.  Harga buah seperti itu 2 kali lebih murah dibanding buah yang masih terlihat menarik.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s