Resto Ulliko

Istana Olahan Durian

Tampil beda dengan sajian khas menjadi jurus penarik pelanggan yang diterapkan oleh Resto Durian Ulliko.  Di tempat ini, durian tak lagi disajikan dalam bentuk segar.  Melainkan sudah berubah wujud menjadi aneka penganan.

Harum aroma durian membuat banyak orang yang melintas di salah satu ruas Jalan Boulevard Raya,  Kelapa Gading, Jakarta Utara, ini menolehkan kepala ke arah restoran milik Jap Johanes. Tak jarang pengguna jalan  terbius untuk memuaskan rasa penasaranya lalu mampir ke restoran bercat jingga itu. Namun saat pintu dibuka, Anda tidak akan menemukan buah durian sebutir pun.  Jangan kecewa, pramusaji segera menyodorkan daftar menu berwarna jingga yang berisi  aneka olahan durian, lengkap dengan daftar harganya.  Bermacam makanan bercitarasa durian itu diolah secara alami.  Tanpa penambahan esen dan pemanis buatan.  “Meski sudah diolah, tapi rasanya tetap orisinil kok,” papar Johanes.

Usaha itu dirintis sejak tahun 1999.  Ketika badai krisis ekonomi bertiup kencang, Johanes justru bertekad hidup berdikari dengan membuka usaha sendiri. “Saat itu perusahaan tempat saya bekerja kembang-kempis.  Saya lalu mengundurkan diri dan buka kedai makanan,” ucapnya.  Awalnya, Johanes belajar meracik roti sang Tantea.  Setelah mahir membuar roti, ia membuka rumah makan durian di Food Court yang berlokasi di BII.  Usaha barunya itu berdiri diatas “foundasi modal” sebesar Rp 7 juta. Setiap bulan ia merelakan uangnya sebesar Rp 350.000 untuk biaya sewa tempat. “Sekitar 6 bulan saya dagang di sana.  Teman lalu ajak join buka restoran sendiri di Kelapa Gading,” papar pria kelahiran Jakarta itu.

Selalu membuat penasaran

Apapun akan dilakukan oleh penggemar durian agar bisa menikmati daging buah berduri ini.  “Durian itu buah paling unik karakternya. Tiap daerah beda rasanya.  Selalu bikin penasaran dan terus mencoba,”tutur pria kelahiran 23 September 1968 itu.  Johanes menanggapi fenomena itu sebagai sebuah peluang berbisnis, dengan berusaha memuaskan rasa penasaran para pelanggan. Hampir setiap tahun, Johanes menciptakan menu baru.  Menu itu menawarkan pengalaman citarasa anyar  bagi penggemar durian.  Dengan demikian pelanggan bisa selalu penasaran dan ingin terus menyicipi.

“Coba rasakan dadar gulung dan bolu kukus ini Mas.  Ini menu baru kami,”papar bapak berputera sutu itu  Kedua jajanan itu dibandrol dengan harga berbeda.  1 buah dadar gulung sebesar ibu jari dijual seharga Rp 6000.  Sedangkan bolu kukus seukuran telur itik dijual seharga Rp 8000.  Soal rasa, memang tidak kalah dengan buah durian segar.  Bahkan aromanya sangat harum dengan citarasa manis.  Ada sekitar 12 item olahan durian yang dijajakan di tempat itu.  Diantaranya serabi durian, ketan durian, sus durian original, sus durian toping cokelat, sus durian toping keju, dadar gulung, talam durian, nastar durian , es mambo durian, jus durian dan lempok durian.

Pusat jajan durian itu beroperasi mulai pukul 08.00, hingga  pukul 21.00.  Pada musim liburan kedai Ulliko ramai dikunjungi pelanggan.  Terutama libur lebaran, natal, tahun baru dan imlek. Anda bisa menikmati sajian di kedai itu atau dibawa pulang.  Kalau Anda malas keluar rumah, Johanes juga melayani pemesanan lewat telepon.  Untuk melayani pelanggan, Johanes mempekerjakan karyawan sebanyak 67 orang.

Sampai saat ini Johanes belum berminat menjual merk dagangnya melalui sitem franchise.  Alasan kepercayaan yang melatarbelakanginya.  Ia belum berani mempertaruhkan nama baik yang sudah dibangun selama 10 tahun. “Kalaupun pakai sitem itu, saya harus benar-benar tahu kualitas investornya.  Ia harus bisa bikin produk dengan kualitas sama seperti yang saya bikin, tandas pengusaha yang berhasil meraup omzet Rp 70 juta / bulan itu. Johanes menjaring pelanggan  dengan cara pemasaran dari mulut ke mulut.

Olahan lebih menguntungkan

“Menurut saya, dagang olahan durian lebih enak daripada dagang durian segar,” ujarnya. Pernyataan Johanes ini cukup beralasan.  Kalau dihitung secara matematis bisnis olahan durian bisa memberi untung lebih besar dibanding bisnis durian segar.  Sebagai ilustrasi, 1 kg daging durian seharga Rp 60.000 bisa digunakan untuk membuat 10 gelas jus.  Minuman siap saji itu dijual seharga Rp 22.500 / gelas.  Jadi dengan modal 1 kg durian, Johanes bisa mengantongi omzet sebesar Rp 225.000.  Sebaliknya, bila durian dijual segar, pria kreatif ini hanya bisa mengantongi omzet sebesar Rp 78.000.  Dengan asumsi, 1 kg daging buah dihasilkan oleh durian sebanyak 3 butir.  Sedangkan harga 1 butir durian kategori super lokal dibandrol Rp 26.000.  Jadi selisih omzet yang bisa dipanen sebesar Rp 147.000.

Setiap hari Yohanes butuh daging durian sebanyak 4 kg.  Jadi dalam kurun waktu sebulan ia butuh pasokan daging durian sebanyak 120 kg.  Jumlah tersebut bertambah bila ada pesanan.  Jadi modal untuk membeli durian saja sebesar Rp 7.200.000.

Kebutuhan bahan baku sebanyak itu diperoleh dari berbagai daerah.  Diantaranya berasal dari Semarang (Gunung pati), Rancamaya Bogor, Palembang dan Medan. Ia mengaku, bisnis yang digeluti tidak terpengaruh musim.  Pasalnya, tiap sentra durian punya musim panen berlainan.  Sehingga pasokan bahan baku bisa tetap lancar.  “September dari  Medan, Februari Semarang mulai panen, Juli kiriman dapat dari Pontianak, Desember nanti Medan sudah mulai panen lagi,” paparnya.  Johanes memperoleh informasi musim dan lokasi sentra durian dari kawan dan saudaranya.  “Kalau ada teman atau saudara yang kasih tahu di tempatnya sedang musim durian, saya langsung berangkat.  Di sana saya ajari mereka memilih durian yang bagus atau sama dengan standar yang saya mau,”imbuhnya

Kendala musim menjadi kian tak berarti berkat adanya mesin freezer.  Daging durian yang disimpan dalam ruang bersuhu – 18°C  sampai – 22°C bisa bertahan sampai 2 tahun.  Kualitas dan citarasanya tidak akan berubah.  Daging durian tidak boleh lebih dari 1 jam dalam suhu ruangan.  Sebab akan berair dan bercitarasa asam.

Untuk menghasilkan panganan dengan rasa durian orisinil, bahan harus dipilih secara tepat.  Syarat utama bahan baku, durian harus benar-benar beraroma harum.  Durian berkadar alkohol tinggi justru dihindari.  Sebab, durian seperti itu bila digunakan membuat olahan menjadi mudah basi.  Atau bercitarasa asam.  Durian yang banyak mengandung alkohol seperti itu masa masaknya sudah lewat seminggu lalu “ Durian montong tidak bagus digunakan sebagai bahan membuat olahan durian.  “Montong kalau dicampur dalam adonan, jadi rusak.  Jadi encer,”  tutur Johanes sambil menunjukkan adonan kuah serabi.

Menurut Yohanes, durian asal Pontianak dan Padang bagus digunakan sebagai bahan olahan.  Sedangkan durian asal Lampung sulit ditebak kualitasnya.  “Campuran sih, jadi susah.  Kadang-kadang bagus kadang-kadang juga jelek,” keluh Johanes. Agar bisa mendapatkan durian sesuai dengan yang diinginkan, Yohanes memberikan kursus singkat terlebih dulu kepada petani dan pemburu durian.  Durian yang dipilih aromanya harus benar-benar harum

Cara pengemasan pun harus dilakukan secara benar.  Sebab kalau dilakukan asal-asalan, cita rasa durian bisa rusak.  Daging durian dilepaskan dari biji dengan pisau bersih.  Lalu dimasukkan dalam kantong plastik dan dimasukkan kedalam freezer.  Dengan cara ini bisa lebih praktis.  Hemat biaya pengiriman, tidak menghasilkan kulit  yang bisa mengundang banyak lalat di sekitar restoran.

Kunci Sukses

1.      Kesan Pertama

Kunci sukses bisnis makanan terletak pada sajian yang dijajakan pertama kali.  “Kalau pertamakali rasanya enak, orang pasti akan balik lagi.  Yang jelas, mereka akan menyebarluaskan mutu produk yang kita buat,” kata Johanes.

2.      Terus berinovasi

Agar pelanggan tak bosan, inovasi harus terus dilakukan. Aneka menu baru harus diciptakan. “Meski citarasanya cuma satu (durian), produknya harus bermacam-macam.  Jadi orang bisa terus penasaran,”tuturnya.

3.      Bahan baku bermutu

Durian harus dipilih yang harum, kandungan alkohol sedikit, tepat pada usia masaknya, dan kadar gula sedikit.

4.      Ciri khas

Produk yang berbeda dengan cita rasa khas menjadi daya tarik yang sulit ditandingi oleh restoran pesaing.

 

2 thoughts on “Resto Ulliko

  1. kami hanya ingin menawarkan produk kami.
    kami berdomosili di kota medan,
    kami menyediakan beberapa jenis produk yang kami jual seperti DAGING DURIAN BEKU TANPA BIJI,BUAH DURIAN,dll.
    kami melihat anda adalah perusahaan makanan ,apabila anda mempunyai bahan dasar untuk produk anda seperti daging durian ,kami bisa menyediakan untuk perusahaan anda.
    jika anda memiliki pertanyaan,anda bisa langsung menghubungi kami di.

    M ARDHIN IKHWAN
    Phone : 081361144458
    Email : ardhin.ikhwan@gmail.com
    Medan

    • terimakasih atas kunjungan bapak, penawaran bapak sudah saya aprove,.. semoga ada yang menanggapi. Bapak bisa menawarkan produk bapak kepada ulliko resto. 021 – 4501833, 45288
      Address: Jl Boulevard Raya QA 3 No.12, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s