“Beternak “ Akun Twitter

Bisnis Sepele Beromzet Milyaran Rupiah

Dari sebuah akun twitter, jutaan rupiah siap di tangan.  Bisnisnya mudah, dengan modal minimal.

Peluang bisnis twitter

 Tips bisnis account twitter dalam “ Sekolah Blog” kali ini merupakan hasil wawancara dengan Deddy Sutanto, seorang pakar teknologi informasi, motivator Pemulihan Jiwa, Jakarta. Berternak akun twitter, demikian Dedy Sutanto, pakar Teknologi Informasi skaligus motivator di Jakarta menyebut bisnis akun twitter.  Sekarang, twitter banyak diminati. Keberadaan twitter bisa disejajarkan dengan barang yang bersifat privasi. Lebih lanjut Dedy ngatakan, Twitter bersifat lebih privat dibandingkan FB. Disamping itu, Twitter lebih selektif. Pengguna twitter tidak lelah,  karena terpaksa membaca semua status kawan.  Hanya status akun yang diikuti saja yang bisa dibaca.

Alasan inilah, yang membuat twitter cocok diaplikasikan sebagai salah satu sosial media penunjang bisnis.  Banyak publik figur , artis misalnya, lebih memilih menggunakan twitter.  Pasalnya, komentar pihak yang tak menyukai dan bermaksud mencela tidak bisa dibaca orang lain. Kelebihan lain,  twitter lebih sederhana aplikasinya.

Peluang tweet berbayar

Pepatah mengatakan, twitter  is allredy a second homeFirst home- nya adalah sms dan telepon.  Saat mengaktifkan hanphone dan BB, seseorang cenderung membuka twitter.  Menurut Dedy,  twitter sudah menjadi kebutuhan.  Hal ini membuat twitter mampu menembus “bilik pribadi” setiap orang.  Sebuah lahan basah baru di dunia advertising.

Di dunia twitter, dikenal adanya tweet berbayar.  Umumnya, pemilik akun jumlah follower banyak yang dapat melakukan tweet berbayar.  Pengiklan atau perusahaan yang akan nenpublikasikan produk, umumnya memilih pemilik akun berpeserta banyak itu.  Twitter hanya menyediakan ruang untuk 140 karakter.  Sehingga, akan menjadi efisien jika penawaran dilakukan dengan  tweet link website yang bersangkutan.  Link ini menggiring orang masuk ke website yang bersangkutan.  Semakin banyak follower, kian mahal tariff tweet berbayar-nya.

Dedy menawarkan 2 pake tweet.  Paket 1 kali tweet dan paket geber.  Paket 1 kali tweet, mempromote sesuai jadwal yang diinginkan klien.  Tarif sekali tweet dibandrol Rp 450.000.   Paket ini tidak mendapat garansi.  Sementara kontrak geber mendapatkan garansi.  Biasanya sekali  promot dapat menjaring follower sebanyak  600 orang –  1500 orang.

Agar efektif, tweet harus dilakukan pada waktu yang tepat.  Yaitu pada saat banyak pengguna twitter sedang online.  Momen ini terjadi pada disaran pukul 10 –23 malam.  Malam minggu sampai jam 24.00. Pada waktu siang hari, tak banyak pengguna twitter online.  Sehingga kemungkinan kecil tweet tersebut dibaca.   “ Rugi rasanya bila pada jam-jam tersebut, kita tidak tweet,” papar Dedy.

Bisnis pemanfaatan twitter lain yang ditekuni Dedy yaitu menjual akun atau paket geber.   Jual-beli akun ini juga disebut sebagai beternak akun twitter. Agar sukses beternak akun, seseorang harus memiliki akun induk lebih dulu.  Akun induk memiliki follower yang banyak.  Untuk itu harus dirintis terlebih dulu.  “Beternak akun itu tak sulit.  Namun butuh kesabaran selama membuat akun induk. Tekun memperkenalkan akun kepada sesama pengguna twitter sehingga bisa merangkul banyak  follower,” tutur Dedy. Untuk keperluan menggeber 50.000 follower dari akun induk, Dedy butuh waktu sekitar 1 bulan.   Pria ini memberikan layanan konsultasi setelah account dibeli.  “Bebas BBM, dan telepon saya kapan pun,” tuturnya.

Harus dirawat

Akun twitter yang sudah memiliki banyak follower harus dirawat.  Setiap hari paling tidak Anda melakukan tweet 4 – 5 kali.  Akun yang tak pernah dirawat, akan ditinggalkan follower. Dedy memberikan tips melakukan tweet.  Twitter hanya menyediakan jumlah karakter 140.  Itu pun  sebaiknya tidak tidak digunakan semua.  “100  saja maksimal.  Sisanya untuk menyediakan ruang bagi command. Agar status tidak terpotong  ketika di-retweet,” kata pria egerjik itu.

Bila Anda Sibuk, tersedia soft ware tweet berjadwal.  Peranti ini dapat mengirimkan status Anda secara otomatis.  Jadwal bisa diseting sesuai jadwal yang diinginkan.  “Tinggal mengisi data yang akan di-tweet, robot tersebut akan men-tweet pada sesuai dengan waktu yang sudah diseting,”katanya. Soft ware lain dapat memantau aktifitas follower Anda,  dapat mengetahui siapa saja yang melakukan retweet juga siapa saja yang unfollow. Software lain bernama twalu.com.  Perangkat ini  dapat menilai account Anda dalam kurs Dollar.

Saat ini, Dedy mengaku memiliki banyak pelanggan dari golongan korporat.  Costumer tersebut umumnya sudah punya akun.  Mengubah nama akun bukan urusan mudah.    Alasan yang melatarbelakangi adalah branding. Menurut Dedy, membangun akun baru lebih mudah daripada mengurus akun yang sudah jadi. Soalnyan ia bisa memilih kata-kata lebih tepat.

Dedy membandrol Rp 1.000 untuk setiap 1 follower yang berhasil dijaring. Jadi,  untuk membuat accunt dengan follower sebanyak 10.000 orang harganya sebesar Rp 10.000.000.  Ongkos sebesar itu bukan harga mati.  “Saya pernah dapat Rp 1 milyar dari sebuah proyek pembuatan akun, papar Dedy penuh rasa bangga. Setelah berhasil mencapai jumlah follower yang ditarget, pemilik account harus rajin melakukan tweet info bagus dan bermanfaat. Follower akan meninggalkan sebuah account karena tidak pernah mendapatkan informasi yang bermanfaat.   Sebaliknya, follower yang puas akan melakukan retweet informasi yang Anda berikan.  Retweet tersebut akan menjadi pesan berantai.  Sehingga bisa menggundang follower baru bagi account Anda.

Prosedur pembelian account sangat mudah.  Saat menjual account, Dedy akan melakukan “kopi darat” dengan calon pembeli. Tak lama kemudian, transaksi dan deal pembayaran berlangsung.  Setelah dana ditrasfer ke rekening, Dedy mempersilakan pembeli mengganti password dan alamat email. “Saat membeli account, jangan lupa mengganti email.  Jangan hanya password-nya saja.  Jika Anda lupa mengganti email, account tersebut bisa bisa diambil alih kembali oleh pemilik awal lewat email pemulihan, tutur Dedy berpesan

Model penjualan account seperti itu disebut sebagai paket geber.  Melalui paket ini, jumlah follower digeber hingga mencapai target.  Penggeberan dilakukan menggunakan bantuan  account induk.  Disarankan, nama account tidak menggunakan nama produk.  Bila hal ini dipraktikkan, dipastikan account tersebut tidak akan berhasil menjaring follower dalam jumlah banyak.

Disamping akun induk, Dedy juga  memiliki akun-akun kecil. Menurutnya, jumlah total follower yang ia miliki dari seluruh akun sebanyak 1 juta follower. Nama akun harus dipilih.  Harus mampu menghipnotis orang dan dipilih “kata kerja”.

Semoga bermanfaat. (Franz JB)

Tips

Psikokogi Pengguna Twitter

Calon pebisnis account harus mengenal psikologis pengguna twitter.  “Di dunia twitter, hanya ada 2 alasan orang bersedia menjadi follower sebuah akun.  Yang pertama yaitu karena teman, dan yang kedua karena mendapat manfaat. Misalnya, account berisi motivasi, account berisi berita, artis, dan berbagai account yang berisifat memberi atau melayani. Jadi, ketika sejak awal sebuah account bersifat komersiil, orang jadi enggan ikut sebagai follower.

Secara pesikologis, orang tidak mau menjadi korban bisnis.  “Ambil contoh saja, kalau kita mendapat sms penawaran barang, atau asuransi pasti kita tidak senang dan langsung dihapus,” tutur Dedy. Hindarai mengisi hal-hal yang sifatnya pribadi atau personalisasi.  Misalnya men-tweet aktifitas harian.   Bersihkan dulu Time Line dari iklan. Akun harus mampu membuat calon follower merefleksikan pada dirinya sendiri bahwa ia dapat mencapai seperti akun yang akan diikutinya.  Misalnya : bisnis sukses, jadi kaya.

2 thoughts on ““Beternak “ Akun Twitter

  1. Pingback: Update Peserta Lomba Blog 3 Tahun Astamedia, 24 Januari 2012 | AstaMedia Group

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s