Budidaya Markisa Terpadu

4 Laba Sekaligus Dari Pasionfruit

 Sekali tepuk untung dari 4 produk markisa ditumpuk. Sirup, pupuk cair, pakan ternak dan pakan ikan produk andalan PT Semesta Alam Petro, Semarang, Jawa Tengah.

 

“Dari 3 produk itu, paling tidak saya bisa mendapat omzet Rp 500 juta – 600 juta / bulan.  Dengan keuntungan bersih rata-rata 10%,” tutur Utomo, pemilik PT. Semesta Alam Petro.  Utomo mengawali sukses bisnis markisa dengan dengalaman pahit tertipu oleh kontrak kerja dengan pihak pengusaha Amerika.  “Saat itu kami sudah menyepakati kontrak kerja dengan pengusaha Amerika untuk menanam markisa seluas-luasnya.  Namun pada gilirannya, mereka tidak menyanggupi pembelian karena harganya tidak masuk,” papar pria ulet itu.

Akhirnya,  daripada merugikan petani, Utomo bertekad membeli markisa itu.  “Saya terpaksa hutang kesana-kemari.  Tapi saya yakin  kedepannya buah ini punya prospek yang bagus,” tuturnya optimis.  Pengalaman tersebut justru menjadi sebuah langkah awal kesuksesan bagi Utomo.  “Saya jadi punya bakalan bibit dari berbagai lokasi, tahu cara mengolah markisa jadi sirup.  Bahkan tahu cara memanfaatkan limbah markisa. Meskipun rugi, namun kami jadi lebih pinter,” katanya penuh bangga.

Zero waste

Untuk mengembangkan produk markisa, Utomo bekerjasama dengan Universitas Diponegoro.  Pakar Universitas Diponegoro membimbing Utomo memanfaatkan semua bagian buah markisa secara maksimal.  “Usaha kami bersifat zero waste.  Atau tidak ada yang dibuang,” ungkap lulusan Fakultas Sastra UNDIP itu.

Ada 4 produk yang dihasilkan yaitu Sirup, POC (Pupuk Organik Cair), Nutrisi ternak dan nutrisi untuk lele.   Produk sampingan dari markisa yaitu Pakan ternak berasal dari kulit markisa.  Sementara pupuk, probiotik ternak dan probiotik ikan lele  dihasilkan dari olahan sirup kedaluwarsa yang diretur. “Bahannya sama-sama dari sirup markisa kedaluwarsa.  Hanya cara pengolahannya menggunakan strain bakteri yang berbeda,” paparnya.  Diantara bakteri tersebut yaitu Lactobacillus dan Sacaromices

Pupuk yang dihasilkan dijual untuk petani binaan atau petani plasma.  Dengan cara seperti ini petani bisa mendapatkan pupuk dengan harga yang murah.  Sebagai timbale baliknya, Utomo akan mendapatkan harga markisa yang miring pula. Harga pupuk cair organik berbahan markisa ini Rp 15.000 / botol dengan volume 500 ml.  Satu karton berisi 20 botol bisa untuk budidaya markisa seluas 1 ha.  Tanpa menggunakan urea.  ½ bagian pupuk cair diaplikasikan saat pertama penanaman.  Yaitu dengan cara digelontorkan bersama dengan air irigasi.  ½ bagian yang lain diaplikasikan ketika tanaman sudah terlihat tidak stress.  Yaitu ketika warna daunnya terlihat hijau tak pucat dan tumbuh tunas muda.  Pengapliaksian dilakukan dengan disemprotkan di bagian daun.

Pabrik sirup ini menghasilkan sirup markisa klasifikasi pure (saribuah murni) atau pulpy 5 ton / bulan.  Sirup buatan Utomo 100% diracik  dari buah markisa plus gula.  Sutomo mengaku sama sekali tidak melakukan penambahan air. Pengawet digunakan adalah gula.  Sedangkan pengawet sintetis tidak digunakan. Produk sirup markisa dijual Rp 20.000 / botol.  Utomo memasarkan secara langsung ke swalayan dan agen.  Disamping itu ia juga mengekspor ke Singapura.   Sedangkan produk lain yang dihasilkan adalah Nutrisi ikan dan ternak yang diekspor hingga Kamboja.  3.000 liter atau 3 ton nutrisi ikan setiap minggu.  Dijual seharga Rp 45.000 / liter.

Setelah melalui proses pasteurisasi atau sterilisasi, sirup markisa bertahan hingga 6 bulan tanpa bahan pengawet buatan.  Sari buah atau pulpy tanpa gula banyak diminati bagi penderita diabetes.  Produksi sirup pure sebenarnya lebih diarahkan bagaimana untuk membuka lapangan kerja bagi banyak orang.  Dengan cara seperti ini, Tomo berkeyakinan akan menjadi semakin banyak memperoleh rezeki.  “Pure atau pulpy ini juga saya pasarkan bagi peminat bisnis jus.  Jadi tak perlu repot-repot blender.  Tinggal tuang saja,”kata Utomo.

Beberapa varietas markisa yang dibudidayakan oleh Tomo yaitu Markisa medan, markisa Brazil berwarna kuning, dan hasil silangan sendiri yang berwarna jingga.  Varietas yang paling bagus yaitu yang berwarna jingga.  Memiliki warna menyolok, aroma tajam dan buahnya mampu bertahan lama.

Sistem kemitraan

Sementara itu, bentuk usaha tani yang diterapkan adalah kemitraan.  Dalam usaha tani ini, Utomo memberikan benih dan pupuk kepada petani mitra.  Lalu, hasil panen dari petani dibeli oleh Utomo, sesuai dengan harga yang disepakati.  Dengan sistem kemitraan, Tomo memperoleh banyak keuntungan.  Salah satunya yaitu pasokan yang kontinyu.  Pasalnya, petani mitra tersebar di tempat yang berbeda dengan kondisi agroklimat yang berlainan.  Ada yang di dataran tinggi ada pula yang di dataran rendah.  “Jadi ketika pasokan dari mitra di dataran tinggi minim, bisa ditutup dengan pasokan dari mitra di dataran rendah,” ujarnya.  Keuntungan lain yaitu, Tomo tak harus memiliki lahan sendiri yang terlalu luas dan memakan biaya investasi yang besar.

Petani setiap minggu bisa menghasilkan buah markisa sebanyak 1 pohon menghasilkan 5 kilo buah markisa.  Harga markisa dari petani Rp 2.250 / kg.  Jadi ketika petani memiliki 1.000 pohon, maka ia akan memanen rutin buah markisa sebanyak 5 ton / minggu.  Omzet yang diperoleh sebesar Rp 11.250.000 / minggu.

Saat ini sudah ada ratusan petani plasma yang bekerjasama dengan Utomo.  Di Jawa Barat tersebar di Garut, Sukabumi dan Tangerang.  Terutama yang membudidayakan ikan.  Sementara di Jawa Tengah tersebar di Pekalongan, Boyolali, Temanggung dan Semarang. “Di Pekalongan saja kebun kami seluas 160 ha,” kata pria yang akrab dipanggil Tomo itu.

Sistem yang dilakukan yaitu sistem pertanian organic.  Meskipun dibudidayakan secara organik harga produk yang dipasarkan sama saja dengan harga produk pertanian non organik.  Bahkan lebih bersaing,” tutur pria berusia 52 tahun itu. Berdasar pengalamannya selama ini, tanaman  markisa merupakan tanaman yang mudah dirawat dan tahan hama penyakit.  “Relatif minim risiko.  Paling-paling busuk akar.  Tapi itu saja jarang terjadi,” kata Tomo.  Tanaman ini juga mampu tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi berketinggian 1.000 m di atas permukaan laut.  Varietas markisa dengan buah ungu banyak dibudidayakan di dataran tinggi,.  Sementara markisa berbuah kuning dan jingga cocok dibudidayaak di dataran tinggi.  “ Biasanya buah markisa dataran tinggi warnanya bagus.  Jingga kemerahan.  Jadi kalau dibuat sirup warnanya bisa menarik,”ujarnya.

Jarak tanam markisa ideal 5 m x 5 m.  Lahan seluas 1000 meter bisa ditanami markisa sebanyak 50 pohon. Tomo menyarankan agar petani tidak menanam markisa dilahan subur.  Sebab tanaman ini bisa tumbuh di sembarang lahan.  “Lahan subur sebaiknya untuk tanaman pangan,” katanya.  Sedangkan usia produktif markisa mencapai 15 tahun.  Dengan syarat harus dilakukan pemangkasan pada batang kering dan batang yang tidak produktif.  Namun bila dibiarkan tumbuh alami tanpa pemangkasan, usai produktifnya hanya mencapai 5 tahun saja.

Bisnis Portabel

Kendaraan Sebagai Ajang Usaha

Bisnis di atas kendaraan bermotor menjadi alternatif yang layak dilirik.  Selain efektif dan efisien, cara bisnis semacam ini lebih agresif.  Mendekati langsung konsumen yang dibidik.

 Kendaraan ternyata tidak hanya fungsional sebagai sarana transportasi.  Bagi pengusaha kreatif, mobil atau motor dapat dialih fungsikan sebagai ajang menggelar barang dagangan.  Salah satunya dilakukan oleh Bunjamin, pengusaha helm di kawasan Buolevard Graha Raya Bintaro, Tangerang.  Tanpa kios khusus, Bunjamin setiap hari dapat memajang helm sebanyak lebih dari 100 buah.  Mobil sedan berwarna merah marun miliknya disulap sebagai tempat menjajakan barang dagangan.

Ia mengaku sudah 4 tahun menjalani usaha tersebut.  Menurutnya, cara bisnis seperti ini sangat efisien dan efektif.  “Tak perlu susah-susah mengeluarkan biaya pengadaan gerai atau kios.  Juga biaya untuk sewa tempat.  Paling-paling hanya ngasih uang keamanan alakadarnya.  Itupun tak pasti ada,” tutur pria asli Betawi tersebut.  Sementara, lokasi mangkal berjarak sekitar 2 km dari tempat tinggalnya.

Survey lokasi

Sebelum memilih tempat mangkal, biasanya saya survey dulu.  Umumnya tempat-tempat yang berdekatan dengan fasilitas umum sangat potensial.  Misalnya, di dekat sentra kuliner, dekat sentra penjualan tanaman hias.  Tempat mangkal sebaiknya juga dipilih yang banyak dilalui sepeda motor atau daerah yang kemungkinan penduduknya banyak yang memiliki sepeda motor.  Pengalaman Bunjamin, membuktikan bahwa bisnis seperti ini dapat terhindar dari persaingan.  Pasalnya ia dapat mendekati konsumen atau jemput bola.  “Saya juga menerima pesanan lewat telepon.  Begitupula kalau ada komplain.  Bisa saya samperin langsung,” kata Bunjamin.

Keuntungan lain yang bisa diperoleh dari cara berbisnis ini yaitu sangat fleksibel mengatur waktu dan memilih lokasi berjualan.  Bunjamin secara mudah berpindah dari tempat satu menuju ke tempat lain yang dianggap ramai.  “Kalau pas sore seperti ini saya mangkal di sini.  Tapi kalau pas pagi, saya mangkal di dekat bundaran sana (berjarak 1,5 km dari tempat mangkal),” tuturnya.

Saat berangkat dari rumah, seluruh ruang dalam mobilnya diisi penuh dengan helm.  Ruang hanya tersisa pada tempat duduk Bunjamin saat mengemudikan kendaraan dagangnya.  Setelah sampat di lokasi berjualan, pria ini segera melapisi badan mobilnya dengan lembaran kardus karton.  “Kalau tidak dilapisi plastik seperti ini, cat mobil saya bisa rusak tergores-gores helm,” paparnya.  Saat masih berada di dalam mobil, semua helm dilapisi dengan kertas koran.  Tujuannya agar cat serta kacanya tidak tergores.

 

“Beternak “ Akun Twitter

Bisnis Sepele Beromzet Milyaran Rupiah

Dari sebuah akun twitter, jutaan rupiah siap di tangan.  Bisnisnya mudah, dengan modal minimal.

Peluang bisnis twitter

 Tips bisnis account twitter dalam “ Sekolah Blog” kali ini merupakan hasil wawancara dengan Deddy Sutanto, seorang pakar teknologi informasi, motivator Pemulihan Jiwa, Jakarta. Berternak akun twitter, demikian Dedy Sutanto, pakar Teknologi Informasi skaligus motivator di Jakarta menyebut bisnis akun twitter.  Sekarang, twitter banyak diminati. Keberadaan twitter bisa disejajarkan dengan barang yang bersifat privasi. Lebih lanjut Dedy ngatakan, Twitter bersifat lebih privat dibandingkan FB. Disamping itu, Twitter lebih selektif. Pengguna twitter tidak lelah,  karena terpaksa membaca semua status kawan.  Hanya status akun yang diikuti saja yang bisa dibaca.

Alasan inilah, yang membuat twitter cocok diaplikasikan sebagai salah satu sosial media penunjang bisnis.  Banyak publik figur , artis misalnya, lebih memilih menggunakan twitter.  Pasalnya, komentar pihak yang tak menyukai dan bermaksud mencela tidak bisa dibaca orang lain. Kelebihan lain,  twitter lebih sederhana aplikasinya.

Peluang tweet berbayar

Pepatah mengatakan, twitter  is allredy a second homeFirst home- nya adalah sms dan telepon.  Saat mengaktifkan hanphone dan BB, seseorang cenderung membuka twitter.  Menurut Dedy,  twitter sudah menjadi kebutuhan.  Hal ini membuat twitter mampu menembus “bilik pribadi” setiap orang.  Sebuah lahan basah baru di dunia advertising.

Di dunia twitter, dikenal adanya tweet berbayar.  Umumnya, pemilik akun jumlah follower banyak yang dapat melakukan tweet berbayar.  Pengiklan atau perusahaan yang akan nenpublikasikan produk, umumnya memilih pemilik akun berpeserta banyak itu.  Twitter hanya menyediakan ruang untuk 140 karakter.  Sehingga, akan menjadi efisien jika penawaran dilakukan dengan  tweet link website yang bersangkutan.  Link ini menggiring orang masuk ke website yang bersangkutan.  Semakin banyak follower, kian mahal tariff tweet berbayar-nya.

Dedy menawarkan 2 pake tweet.  Paket 1 kali tweet dan paket geber.  Paket 1 kali tweet, mempromote sesuai jadwal yang diinginkan klien.  Tarif sekali tweet dibandrol Rp 450.000.   Paket ini tidak mendapat garansi.  Sementara kontrak geber mendapatkan garansi.  Biasanya sekali  promot dapat menjaring follower sebanyak  600 orang –  1500 orang.

Agar efektif, tweet harus dilakukan pada waktu yang tepat.  Yaitu pada saat banyak pengguna twitter sedang online.  Momen ini terjadi pada disaran pukul 10 –23 malam.  Malam minggu sampai jam 24.00. Pada waktu siang hari, tak banyak pengguna twitter online.  Sehingga kemungkinan kecil tweet tersebut dibaca.   “ Rugi rasanya bila pada jam-jam tersebut, kita tidak tweet,” papar Dedy.

Bisnis pemanfaatan twitter lain yang ditekuni Dedy yaitu menjual akun atau paket geber.   Jual-beli akun ini juga disebut sebagai beternak akun twitter. Agar sukses beternak akun, seseorang harus memiliki akun induk lebih dulu.  Akun induk memiliki follower yang banyak.  Untuk itu harus dirintis terlebih dulu.  “Beternak akun itu tak sulit.  Namun butuh kesabaran selama membuat akun induk. Tekun memperkenalkan akun kepada sesama pengguna twitter sehingga bisa merangkul banyak  follower,” tutur Dedy. Untuk keperluan menggeber 50.000 follower dari akun induk, Dedy butuh waktu sekitar 1 bulan.   Pria ini memberikan layanan konsultasi setelah account dibeli.  “Bebas BBM, dan telepon saya kapan pun,” tuturnya.

Harus dirawat

Akun twitter yang sudah memiliki banyak follower harus dirawat.  Setiap hari paling tidak Anda melakukan tweet 4 – 5 kali.  Akun yang tak pernah dirawat, akan ditinggalkan follower. Dedy memberikan tips melakukan tweet.  Twitter hanya menyediakan jumlah karakter 140.  Itu pun  sebaiknya tidak tidak digunakan semua.  “100  saja maksimal.  Sisanya untuk menyediakan ruang bagi command. Agar status tidak terpotong  ketika di-retweet,” kata pria egerjik itu.

Bila Anda Sibuk, tersedia soft ware tweet berjadwal.  Peranti ini dapat mengirimkan status Anda secara otomatis.  Jadwal bisa diseting sesuai jadwal yang diinginkan.  “Tinggal mengisi data yang akan di-tweet, robot tersebut akan men-tweet pada sesuai dengan waktu yang sudah diseting,”katanya. Soft ware lain dapat memantau aktifitas follower Anda,  dapat mengetahui siapa saja yang melakukan retweet juga siapa saja yang unfollow. Software lain bernama twalu.com.  Perangkat ini  dapat menilai account Anda dalam kurs Dollar.

Saat ini, Dedy mengaku memiliki banyak pelanggan dari golongan korporat.  Costumer tersebut umumnya sudah punya akun.  Mengubah nama akun bukan urusan mudah.    Alasan yang melatarbelakangi adalah branding. Menurut Dedy, membangun akun baru lebih mudah daripada mengurus akun yang sudah jadi. Soalnyan ia bisa memilih kata-kata lebih tepat.

Dedy membandrol Rp 1.000 untuk setiap 1 follower yang berhasil dijaring. Jadi,  untuk membuat accunt dengan follower sebanyak 10.000 orang harganya sebesar Rp 10.000.000.  Ongkos sebesar itu bukan harga mati.  “Saya pernah dapat Rp 1 milyar dari sebuah proyek pembuatan akun, papar Dedy penuh rasa bangga. Setelah berhasil mencapai jumlah follower yang ditarget, pemilik account harus rajin melakukan tweet info bagus dan bermanfaat. Follower akan meninggalkan sebuah account karena tidak pernah mendapatkan informasi yang bermanfaat.   Sebaliknya, follower yang puas akan melakukan retweet informasi yang Anda berikan.  Retweet tersebut akan menjadi pesan berantai.  Sehingga bisa menggundang follower baru bagi account Anda.

Prosedur pembelian account sangat mudah.  Saat menjual account, Dedy akan melakukan “kopi darat” dengan calon pembeli. Tak lama kemudian, transaksi dan deal pembayaran berlangsung.  Setelah dana ditrasfer ke rekening, Dedy mempersilakan pembeli mengganti password dan alamat email. “Saat membeli account, jangan lupa mengganti email.  Jangan hanya password-nya saja.  Jika Anda lupa mengganti email, account tersebut bisa bisa diambil alih kembali oleh pemilik awal lewat email pemulihan, tutur Dedy berpesan

Model penjualan account seperti itu disebut sebagai paket geber.  Melalui paket ini, jumlah follower digeber hingga mencapai target.  Penggeberan dilakukan menggunakan bantuan  account induk.  Disarankan, nama account tidak menggunakan nama produk.  Bila hal ini dipraktikkan, dipastikan account tersebut tidak akan berhasil menjaring follower dalam jumlah banyak.

Disamping akun induk, Dedy juga  memiliki akun-akun kecil. Menurutnya, jumlah total follower yang ia miliki dari seluruh akun sebanyak 1 juta follower. Nama akun harus dipilih.  Harus mampu menghipnotis orang dan dipilih “kata kerja”.

Semoga bermanfaat. (Franz JB)

Tips

Psikokogi Pengguna Twitter

Calon pebisnis account harus mengenal psikologis pengguna twitter.  “Di dunia twitter, hanya ada 2 alasan orang bersedia menjadi follower sebuah akun.  Yang pertama yaitu karena teman, dan yang kedua karena mendapat manfaat. Misalnya, account berisi motivasi, account berisi berita, artis, dan berbagai account yang berisifat memberi atau melayani. Jadi, ketika sejak awal sebuah account bersifat komersiil, orang jadi enggan ikut sebagai follower.

Secara pesikologis, orang tidak mau menjadi korban bisnis.  “Ambil contoh saja, kalau kita mendapat sms penawaran barang, atau asuransi pasti kita tidak senang dan langsung dihapus,” tutur Dedy. Hindarai mengisi hal-hal yang sifatnya pribadi atau personalisasi.  Misalnya men-tweet aktifitas harian.   Bersihkan dulu Time Line dari iklan. Akun harus mampu membuat calon follower merefleksikan pada dirinya sendiri bahwa ia dapat mencapai seperti akun yang akan diikutinya.  Misalnya : bisnis sukses, jadi kaya.

Sebastian Cofee Shop

Mereguk Kopi Hangat Dalam Kontainer Tua
Bisnis kafe terlihat jenuh.  Namun, bukan berarti tak berpeluang lagi.  Kafe bukan hanya sekadar menjajakan kopi, minuman atau makanan.  Lebih dari itu, kafe dapat bersaing ketika pemilik bersenjatakan konsep unik, kreatif dan inovatif.
      

Konsep unik, inovatif dan kreatif tak harus wah dan mahal. Adalah Sebastian Coffee Shop , sebuah kafe berkonsep industrial recycle yang berlokasi di Jl. Veteran Raya No. 11 A , Bintaro , Jakarta Selatan.  Nyaman dalam keunikan, menjadi suguhan khas yang membedakan dengan kafe lain.

Tak mengherankan bila salah satu sudut faforit di cafee ini dibuat dengan container tua.  “Saya membutuhkan 2 kontainer berukuran 20 feet dan 40 feet untuk membuat sudut itu.  Dengan harga masing-masing Rp 20 juta dan Rp 40 juta, papar Stefani Sebastian, pemilik Sebastian Cafee.  Dibutuhkan waktu 6 bulan untuk membangun konstruksi awal sudut dari container itu.  Konsep daur ulang juga tercermin dari perabotan yang terdapat di dalam Sebastian Cafee.  Lantai yang terbuat dari kayu bekas dan Kursi sofa yang terbuat dari kayu bekas kemasan kabel listrik.

Ide awalnya bermula dari bisnis yang digeluti oleh orang tuanya yang berkecimpung di bidang pengolahan biji kopi.  Bisnis ini merupakan bisnis hulu sampai hilir.  Dimulai dari menanam kopi, pengolahan, hingga penyajian di cafee.  Mekipun usia cafee ini belum genap 1 tahun, namun berkat keunikan seting lokasi membuat Sebastian Cafee berhasil merekrut banyak pelanggan.

Cafee ini menyajikan blend  kopi yang terbuat dari campuran arabika dan robusta.  Setiap 2 bulan , cafee ini membutuhkan pasokan biji kopi sebanyak 15 kg.   Sementara itu, jumlah tamu yang berkunjung ke tempat ini mencapai 20 meja pada hari libur.  Setiap meja biasanya berisi 6 orang.  Sedangkan pada hari biasa , jumlah kunjungan sebanyak 10 meja.  Ada sekitar 20 menu minuman kopi yang disajikan disini.  Anda bisa memesan dalam versi panas atau dingin.  Konsumen berusia muda biasanya lebih menyukai kopi dingin, sedangkan konsumen tua lebih menyukai kopi panas. Selain kopi, Sebastian juga menyajikan the dan cokelat.

Aneka menu kopi tersebut dibandrol dengan kisaran harga Rp 14.000 – 39.000.  Menu kopi yang terlaris yaitu Americano, Cappucino dan Flavour.  Untuk memasarkan tempat minum kopi ini, Stefani melakukan beberapa cara.  Diantaranya yaitu menyebar brosur, melalui sosial media, mengikuti acara di universitas dan melalui komunitas. Untuk mendirikan cafee, lingkungan harus diperhatikan.  Disarankan tidak banyak pesaing dan berlokasi di keramaian.

 

Kopi Wajib Catur

Bisnis Berbasis Komunitas, Sarana Membangun Loyalitas Pelanggan

Sekecil apapun bisnis Anda, tepat membidik target pasar itu penting.  Dengan cara seperti ini sebuah usaha bisa memiliki ciri khas.  Letak khas bisnis dapat menjadi salah satu formula pembangun loyalitas  pelanggan.  Berbekal kesetiaan konsumen, rezeki akan selalu mengalir.  Warung Kopi Wajib Catur, sebuah warung kopi di salah satu sudut kota Bogor.  Sang pemilik sengaja memasang papan bertuliskan “Yang Tak Main Catur Dilarang Minum Kopi”.

Pengusaha kreatif ini menata papan catur di setiap meja.  Tak mengherankan bila seluruh pengunjung di warung itu terlihat asyik main catur.  Pengunjung rela berlama-lama tinggal di kedai itu  sambil menikmati seduhan kopi.  Semakin asyik bermain catur, kian banyak porsi kopi dipesan.  Itu berarti rejeki bagi sang pemilik kedai kopi kian menumpuk.  Di kedai kopi itu pula pemain catur rutin  bertemu dan adu kemahiran catur.  Kopi darat pemain catur ini pada akhirnya akan membentuk komunitas. Sebuah perkumpulan pemain catur yang tak dapat lepas dari seduhan kopi Kedai Kopi wajib catur.

Selain hobi catur, ada banyak cara untuk mengadopsi tips berjualan seperti itu.  Beberapa diantaranya yaitu membentuk komunitas pemain sepeda, omunitas sepeda motor, komunitas mobil , dan komunitas hobi yang lain.  Anda bisa membidik salah satu dari komunitas tersebut , atau beberapa komunitas sekaligus.  Agar bisa cocok, sebaiknya Anda menyediakan produk yang mereka butuhkan.

Boneka Perca Batik

Bisnis Kain Rombeng Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Ketika tren batik merebak, produk bercorak batik bukan sebatas baju dan tas saja.  Boneka perca batik juga menjadi peluang bisnis yang layak dilirik.  Pangsa pasarnya terbuka lebar.

Tak ada yang sama persis, justru itu menjadi letak unik produk boneka perca batik ini.  Selain menawarkan model dan bentuk yang beraneka ragam, boneka perca batik juga memberikan banyak corak, motif dan warna.  “Batik sendiri kan motifnya ada banyak, jadi ini membuat kami bisa berkreasi secara bebas dan mudah,” tutur Endang Wahyudi, S.S salah satu pengembang usaha boneka perca batik di Nusukan, Solo, Jawa Tengah.  Ragam corak, warna dan bentuk itu juga memberikan potensi bisnis yang semaikn besar.  Pasalnya, produsen dapat memberikan banyak pilihan kepada konsumen.

Wanita yang akrab dipanggil Endang  ini memulai usaha sejak 2 tahun silam.  “Sekitar 2 tahun sebelumnya saya sudah memulai usaha di bidang batik, tapi masih memproduksi tas batik. Dua tahun berikutnya saya memproduksi boneka perca batik,” kata Endang.  Keterampilan menjahit dan memilih bahan baku kain batik diperoleh ketika ia masih ikut atau bekerja dengan orang lain. Melihat sisa-sisa kain batik dari usah tasnya, wanita berusia 40 tahun ini terusik untuk memenfaatkannya.  “Lalu saya iseng-iseng buat boneka. Ternyata hasilnya lumayan dan dipesan orang,” tutur Ibu berasal dari Solo itu.

Seabrek model

Pengembangan usaha ini ternyata tidak sia-sia.  Boneka batik yang diproduksi mendapatkan tanggapan pasar yang bagus.  Pangsa pasarnya saat ini untuk dalam negeri di Bali dan Jakarta. Belum melakukan ekspor karena terkendala kapasitas oproduksi.  Dalam 1 hari, Endang dapat memproduksi boneka sebanyak 30 buah dalam berbagai model dan ukuran.  Boneka perca batik berukuran besar diantaranya didesain berbentuk kuda, kera, badak, gajah.  Ada sekitar 15 model.  Boneka perca berukuran besar umumnya dipergunakan sebagai bantal tidur anak-anak dan bantal hias di meja tamu.  Sementara boneka perca batik berukuran kecil digunakan sebagai gantungan kunci. “Saya memproduksi sekitar 25 model,” papar Endang.

Harga boneka ini bervariasi .  Berkisar antara Rp 65.000 – 90.000.  Tergantung ukuran , bentuk dan modelnya. Boneka bantal kura-kura besar dijual Rp 90.000, sedangkan boneka jerapah dibandrol Rp 75.000.  Harga lebih murah untuk boneka gajah, badak dan kera berukuran kedang , dijual Rp 65.000. Rata-rata dia dapat menjual 400 boneka / bulan.    Jadi kalau dihitung-hitung, dengan harga boneka Rp 65.000, Endang mampu meraup omzet Rp 26.000.000 / bulan untuk produk boneka perca batiknya. Endang juga mengatakan, boneka berukuran besar banyak diminati.  Misalnya: jerapah, kera, kura-kura, dan kanguru.

Endang memperoleh inspirasi model dari lihat boneka yang dijual di toko.  Kemudian ia mereka-reka bila dibuat dari kain batik. Sementara untuk mengisi bagian dalam boneka ini, Endang menggunakan kain dakron.  Untuk membuat boneka berukuran sedang, dibutuhkan kain dakron sebanyak 1 kg.  Pengusaha kreatif ini  juga melakukan inovasi dalam hal penmanfaatan bahan alternatif pengisi boneka. Beberapa boneka berukuran kecil disi dengan pasir. Pasir harganya lebih murah dibandingkan dengan kain dakron. Boneka berisi pasir lebih berat dibanding boneka berisi kain dakron.  “Yang diisi pasir itu banyak dipesan untuk penindih kertas dan arsip di meja kerja,” kata Endang.

Dipilih serat lurus

Semua jenis kain batik bisa digunakan untuk membuat boneka.  Hanya saja yang harus diperhatikan ketika memilih yaitu arah seratnya.  Sebaiknya dipilih kain batik yang dipotong lurus.  Kain perca batik semacam ini memiliki arah serat lurus.  “Kalau arahnya miring, sulit dijahit.  Jadi tidak rapi karena sering mengerut,” papar pengusaha berkacamata itu. Kain berserat miring masih tetap bisa digunakan, hanya saja posisi pemasangannya harus diperhatikan.

Saat ini Endang menjajakan boneka perca batiknya langsung kepada end user.  Menurut penuturannya, ia masih terkendala oleh keterbatasan kapasitas produksi.   Untuk menambah jumlah produksi, Endang bekerjasama dengan penjahit.  Ada 7 orang penjahit yang bekerjasama dengan saya,” katanya. Untuk mengorder jahitan, Endang hanya tinggal menyodorkan model boneka yang akan dibuat beserta kain batik  dan bahan pendukung lain yang diperlukan kepada penjahit.  Ide model muncul 2 arah.  Tidak hanya berdasar pesanan dari Endang, penjahitpun sering menyodorkan model baru kepada Endang.  Sebelum dibuat, penjahit itu akan membuat polanya terlebih dulu.  Kemudian meminta persetujuan kepada Endang untuk membuatnya.  Bila disetujui, maka boneka batik perca model baru itu segera diproduksi.

Persaingan bisnis boneka perca batik belum terasa.  Menurutnya, boneka perca batik masih tergolong produk baru.  Sehingga ceruk pasarnya masih terbuka lebar.  Terutama pangsa pasar ekspor. Turis manca negara sangat menggemari kerajinan seperti ini.  Utamanya turis dari Jepang.  “Dulu pernah ada tamu dari Jepang datang ke show room saya. Langsung ia memilih dan memborong dalam jumlah banyak,” tuturnya.